Sunday, November 27, 2016

PENULISAN TANGGAL PADA SURAT DINAS

3.2.2 Tanggal Surat

Langsung saja kita ke postingan,
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan tanggal surat.

Penulisan tanggal pada surat dinas
1.Bagian tanggal surat ditulis dua kali kaitan mesin ketik dari garis pemisah kepala surat dengan bagian surat lainya.

2. Kata tanggal tidak perlu ditulis

3. Nama tempat instansi tidak ditulis karena sudah tercantum pada kepala surat.
4. Angka tahun ditulis lengkap
Bilamana surat dibuat pada tanggal lima belas Maret tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh tujuh, tanggal surat ditulis 15 Maret 1997. Mengapa angka tahun harus ditulis lengkap? Jawaban dari pertanyaan itu ialah bahwa nanati akan ada tahun 2097. Agar anak cucu kita mengetahui bahwa surat itu dibuat pada tahun 1997 bukan tahun 2097 angaka tahun surat harus ditulis lengkap.

5. Nama bulan ditulis dengan huruf.
Nama bulan yang ada adalah Januari, Februari, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember. Bersasarkan konvensi, itulah nama-nama bulan. Penulisan harus cermat, terutama untuk nama bulan Februari dan November. Untuk nama kedua bulan itu, jangan digunakan kata Pebruari dan Nopember karena kedua kata itu bukan bentuk baku. Mengapa samapai ada kata Februari dan Pebruari serta November dan Nopember? Ceritanya sebagai berikut. Kita telah mengetahui bahwa kakek nenek kita umumnya belum berpendidikan tinggi. Oleh sebab itu, mereka belum dapat menggucapkan bunyi-bunyi (fenom) yang mereka anggapa masih bunyi asing, yaitu /f/ dan /v/. Kedua bunyi itu mereka ganti dengan bunyi miliknya, yaitu /p/. Karena kita sudah terpelajar dan bunyi /f/ dan /v/ milik kita, kedua bunyi itu harus kita gunakan. Artinya kita tidak perlu mengganti kedua bunyi itu seperti nenek dan kakek kita.

6. Penulisan bulan jangan di singkat.
Penulisan bulan Januari menjadi Jan. Dan Juni menjadi Jun. Merupakan hal yang salah. Penyingkatan seperti itu tidak boleh di kembangkan penggunaannya.
7. Pada akhir baris tidak dibubuhkan tanda titik.
8. Spasinya tidak dijarang-jarangkan.
9. Tidak perlu membubuhkan garis bawah.
10. Huruf awal nama buland ditulis dengan huruf kapital.

Contoh-contohnya seperti tersaji di bawah ini.
15) 18 Maret 1997
16) 10 Juli 1997
17) 22 November 1997

Sampai saat ini masih ditemukan penulisan bagian tanggal surat yang salah. Contoh-contohnya seperti berikut
18) *Tanggal 18 Maret 1992
19) *10 Juli ‘89
20) *17-05-1990
21) *18 A g u s t u s 1997

Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan tanggal pada surat, semoga bermanfaat. Lihat postingan sebelumnya tentang KOP Surat.

Friday, November 25, 2016

KOP SURAT DINAS

Pada kesempatan ini, saya akan posting untuk mengisi blog tasadmin, yaitu tentang KOP SURAT atau Kepala Surat. Berikut ini tentang kop surat, langsung saja..

3.2.1 Kepala Surat

Kepala Surat disebut pula kop surat. Jenis, warna, dan besar kecilnya huruf yang digunakan untuk menulis kata-kata pada kepala surat biasanya sudah diatur oleh yang berwenang dengan aturan tertentu. Untuk itu, aturan-aturan semacam itu wajib dipatuhi. Karena kop surat umummnya telah tercetak pada kertas surat dan kliesnya juga perlu ada, pembuatannya harus dipikirkan dengan sebaik-baiknya. Salah satu segi yang perlu dipikirkan adalah bahasanya.


Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun kepala surat.

1. Kepala surat sebaiknya disusun secara lengkap (lambang, nama instansi, alamat, nomor telepon,  nomor kotak pos, nomor faksimile (jika ada), alamat kawat (jika ada).

2. Nama instansi ditulis dengan huruf kapital (sesuai dengan aturan yang ada).

3. Huruf awal alamat, kotak pos, alamat kawat (jika ada), faksimile, dan telepon ditulis dengan huruf kapital kecuali kata tugas, misalnya dan dan dalam.

4. Nama instansi, kata jalan, kata telepon, kata faksimile, dan kata kotak pos jangan disingkat. Kata jalan misalnya jangan disingkat Jln. Atau Jl., atau Jaln.

5. Jangan digunakan bentuk p.o. bos atau post office box untuk menuliskan kotak pos dan jangan digunakan bentuk cable address untuk menuliskan alamat kawat.

6. Kata telepon dan kotak pos (dan yang lain) diikuti nomor tanpa diikuti tanda titik dua (:) sedangkan angka yang mengikutinya tidak dipisahkan oleh tanda titik (.) setiap tiga angka.

7. Dalam alamat jangan disisipkan sarana yang dimiliki kantor, misalnua telepon.

Berkaitan dengan butir (5), (6), dan (7), munculah pertanyaan mengapa seperti itu.
Berkenaan dengan butir (5), bentuk-bentuk p.o. box atau post office box dan cable address disarankan untuk tidak digunakan kerena bentuk-bentuk itu merupakan kata asing yang sudah ada padanannya dalam bahasa Indonesia.
Berkaitan dengan butir (6), penulisan kata telepon dan kotak pos tidak diikuti tanda titik dua (:) karena angka yang mengikutinya bukan rincian. Angka-angka itu (dalam hal ini nomor telepon dan kotak pos) tidak dipisahkan dengan tanda titik setiap tiga angka karena angka-angka itu bukan merupakan jumah.
Berkaitan dengan butir (7) penjelasannya sebagai berikut. Sampai saat ini masih banyak ditemukan penulisan alamat dalam kop surat yang belum benar. Contohnya seperti berikut.

1) *Jalan Cendana 9 Telepon: 2515 Yogyakarta
2) *Jalan I Dewa Nyman Oka 34, Telepon 562070 Yogyakarta 55224
3) * Jalan Wardani No. 2 Telp. 5359 Yogyakarta 55224


Berdasarkan konvensi, untuk alamat adalah (1) nama jalan, (2) nomor bangunan, (3) nama kota, dan (4) kode pos. Oleh sebab itu, sarana telepon sesungguhnya tidak termasuk ke dalam unsur alamat. Misalnya ada pertanyaan, Alamatmu di mana? Jawaban pertanyaan itu ialah bahwa alamat saya di Jalan I Dewa Nyoman Oka 36, Yogyakarta 55224, misalnya. Jika sebuah kantor mempunyai sarana telepon ditulis di belakang nomor kode pos dan dengan kode itu dipisahkan dengan tanda koma. Jadi, perbaikan kegita contoh alamat pada kop surat itu sebagai berikut:

4) Jalan Cendana 9, Yogyakarta 55166, Tepelon 2515
5) Jalan I Dewa Nyoman Oka 34, Yogyakarta 55244, Telepon 52070
6) Jalan Wardani 2, Yogyakarta 55224, Telepon 5359

Bagian kepala surat dengan bagian pembukaan (khusus tanggal surat dan nomor surat) dipisahkan dengan garis horizontal. Garis itu berfungsi sebagai pangkal pijakan penghitungan spasi waku pengetikan surat.
CONTOH KOP SURAT DINAS

Contoh kepala surat (7) dan (8) itu sudah baik karena tata tulisannya sudah benar. Seperti pada contoh (8), alamat instansi dan sarana telepon dapat ditulis dengan kapital. Huruf kapital yang digunakan untuk menulisakan alamat pada kop surat harus berukuran kecil.

Kata jalan pada contoh (9) jangan disingkat Jl., tetapi harus ditulis lengkap, yaitu jalan. Singkatan kata nomor, yaitu No. Tidak perlu ditulis karena hal itu merubakan mubazir. Orang sudah mengetahui bahwa angka yang mengikuti nama jalan pada alamat merupakan nomor urut bangunan yang ada si jalan itu. Penulisan nama kota Rembang dipisahakan dengan tanda koma.

Itullah sekilas tentang kop surat dinas, semoga bisa membuat kop surat dinas yang bagus dan benar. Baca juga postingan seblumnya tentang bagian-bagian surat. Semoga bermanfaat

Thursday, November 24, 2016

Rasio Minimal Jumlah Peserta Didik Terhadap Guru Syarat Tunjangan Profesi

Pada kesempatan ini akan kami share surat dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 24 November 2016 nomor 36762/B/i.I/GT/2016 Hal: Rasio Minimal Jumlah Peserta Didik Terhadap Guru. Dan berikut ini gambar suratnya yang saya dapatkan di media sosial fb.

Selanjutya saya ketik ulang agar bisa dibaca dengan mudah sebagai berikut

Yth.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota
di seluruh Indonesia

Sehubungan dengan ketentuan rasio minimal guru terhadap peserta didik berdasarkan Pasal 17 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Terkait degan pembayaran Tunjangan Profesi, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut;

  1.  Ketentuan rasio dalam Pasal 17 ayat (1) merupakan perbandinan jumalh peserta didik pada setiap 1 (satu_ rombongan belajar dengan 1(satu) guru yang mengampu rombongan belajar tersebut pada setuiap satuan pendidikan.
  2. Ketentuan angka 1 di atas, bagi satuan pendidikan yang tidak memenuhi ketentuan rasio peserta didik terhadap guru sebagaimana dimaksut pada pasal 17 ayat (1) dan tidak mempunyai rombongan belajar paralel, tetap dapat dibayarkan tunjangan profesinya.
  3. Jika terdapat kelas paralel, maka masing-masing rombel harus memenuhi rasio peserta didik terhadap guru sebagaimana dimaksud pada pasal 17 ayat (1).
  4. Aturan pada angka 1, 2 dan 3 di atas, tidak berlaku bagi satuan pendidikan khusus dan satuan pendidikan layanan khusu, oleh karena itu guru pada satuan pendidikan tersebut berhak atas tunjangan profesi.

Atas perhatian dan kerjasamanya yang baik, kami sampaikan terimakasih.

Direktur Jendral,

Sumarna Surapranata
NIP 19590801 198503 1 002

Tembusan:
  1. Kepala BPK RI;
  2. Sesjen Kemendikbud;
  3. Irjen Kemendikbud;
  4. Direktur Jenderal Dikdasmen; dan
  5. Direktur teknis di lingkungan Ditjen GTK.

Itulah surat yang isinya tentang rasio peserta didik terhadap guru yang berkaitan dengan persyaratan  dibayarkanya Tunjangan Profesi Guru. Mohon maaf jika terdapat salah ketik, semoga bermanfaat.

BAGIAN - BAGIAN SURAT

Pada postingan sebelumnya adalah tentang pengertian suarat dinas, selanjutnya kita postingan bagian-bagian surat pada postingan kali ini. Langsung saja. →


3.2 Bagian-bagian Surat

Sebuah surat tertiri dari bagian-bagian surat. Penempatan bagian-bagian itu berhubungan dengan bentuk surat yang digunakan. Artinya, jika bagian-bagian surat itu diletakan pada margin kiri, terbentuklah bentuk lurus. Jika bagian-bagian surat itu tidak diletakan pada margin kiri, dapat berbentuk surat setengah lurus atau bentuk Indonesia baru.

Surat terdiri atas beberapa bagian, yaitu (a) kepala surat; (b) pembukaan, yang meliputi nomor surat, lampiran, perihal atau hal, tanggal, alamat dalam, dan salam pembuka; (c) isi surat atau tubuh surat; dan (d) penutup, yang meliputi salam penutup, tanda tangan, nama terang, jabatan, tembusan, dan inisial (Sumantri, 1978:19 dan Sudaryono, 1983:31). Dari pembagian itu, diketahui bahwa bagian-bagian surat seperti berikut:
  1. Kepala Surat
  2. Tanggal Surat
  3. Nomor Surat
  4. Lampiran
  5. Hal atau Perihal Surat
  6. Alamat Tujuan
  7. Salam Pembuka
  8. Isi
  9. Salam Penutup
  10. Pengirim Surat
  11. Tembusan
  12. Inisial
Selanjutnya, bagian-bagian surat itu dibicarakan satu persatu di bawah ini. (Lihat Postingan Berikutnya) yaitu KOP Surat. Demikan postingan ini, semoga bisa menambah pengetahuan tentang bagian-bagian surat. Postingan ini saya ketik atau mengutip da buku tentang surat dinas

PENGERTIAN SURAT DINAS

3. PENGERTIAN SURAT DINAS DAN BAGIAN-BAGIANNYA


3.1 Pengertian Surat Dinas
Pembedaan surat menjadi surat dinas atau surat resmi atau surat jabatan, surat niaga atau surat perniagaan, surat pribadi atau surat keluarga berdasarkan isinya telah dilakukan oleh para ahli ( Ahmad, 1980:23), (Sumantri, 1978:10), (Panji, 1978:10), dan (Sudaryono, 1983:34).
Sebenarnya surat dinas berbeda dengan surat resmi, tetapi karena sebgaian besar surat dinas bersifat resmi, surat dinas disamakan dengan surat resmi (Sudaryono, 1983:34).  Arti kata dinas diantaranya ialah (1) jawatan, dan (2) (segala sesuatu) mengenai atu berhubungan dengan jawatan, bukan partikelir; sedangkan kata resmi di antaranya ialah sah dari pemerihtah atau dari yang berwajib; yang ditetapkan (diumumkan, disahkan) oleh pemerintah atau jawatan yang bersangkutan (Poerwadarminta, 1976:251). Dengan batasan itu dapat diketahui bahwa arti kata dinas tidak jauh berbeda dengan kata remsi. Hal itu dapat memperkuat pendapat bahwa surat dinas sama dengan surat resmi.
Sudaryono (1983:34) merumuskan bahwa yang dimaksud surat pribadi ialah sekalian surat yang berisi masalah pribadi penulis, baik yang ditujukan kepada keluarga maupun yang ditujukan kepada instansi tertentu; sedangkan yang dimaksud surat dinas adalah sekalian surat yang berisi masalah kedinasan atau pemerintahan. Yang dimaksud surat niaga adalah sekalian surat yang berisi masalah bisnis atau perniagaan. 

Dalam perkembangannya tampak bahwa penerbit surat dinas tidak hanya instansi pemerintah. Dari urusan kedinasan biasanya ditemukan surat izin untuk tidak dapat masuk kerja. Surat semacam itu tidak semata-mata mengutarakan masalah pribadi, tetapi lebih cenderung berisi masalah kedinasan sebab pembuat atau penerbit surat itu adalah seorang pegawai, masalah yang dikemukaan dalam surat itu berkaitan dengan pekerjaan, dan pengajuan izin semacam itu didasari undang-undang. Pembuat atau penerbitan surat itu bukan instansi pemerintah, tetapi perlu diingat bahwa sebuah surat dapat disebut dinas atau bukan surat dinas harus dilihat isinya bukan penerbitnya. Jadi seseorang kadang-kadang juga membuat surat dinas.

Ciri kedinasan sebuah surat tidak semata-mata ditentukan oleh isinya, tetapi juga bentuk surat dengan segala formalitasnya, misalnya kop surat, bagian surat, nomor surat, bahasa surat, dan cap dinas turut mendukung kedinasan sebuah surat.

Dengan uraian di atas, diketahui bahwa (1) surat dinas ialah surat yang berisi permasalahan kedinasan, (2) surat dinas sama dengan surat resmi, (3) Pembuat atau penerbit surat dinas dapat instansi pemerintah dan dapat pula perseorangan.

Sumber: Buku Surat Dinas

Tuesday, November 8, 2016

Aplikasi Piagam Juara Kelas Format Excel

Assalmualaikum Wr Wb.

Pada kesempatan ini akan kami share aplikasi piagam penghargaan juara kelas berformat excel. Sebelumnya telah diposting tentang beberapa aplikasi berbasis excel. Kali ini adalah aplikasi piagam penghargaan. Aplikasi piagam juara kelas ini digunakan untuk mempermudah dalam pembuatan piagam dengan jumlah yang banyak. Piagam juara kelas bisa dibuatkan sekolah untuk diberikan kepada siswa yang memperoleh juara kelas ataupun peringkat, sehingga dapat menambah semangat siswa dalam belajar. Dengan memberikan piagam penghargaan ini bisa menjadkan bentuk reward kepada peserta didik, dan menambah motivasi semangat peserta didik

Aplikasi ini kami susun terinspirasi dari aplikasi yang sebelumnya telah ada, Anda bisa mencarinya melalui google, telah banyak blog yang mensharenya. Dari itu kami mencoba menyusun dengan gaya tersendiri namun sebenarnya kata-kata nya masih sama dari aplikasi tersebut. Mungkin nanti ada saran dari Anda agar kata-kata dalam piagam menjadi lebih baik, atau bisa Anda ganti sendiri sesuai kebutuhan dan selera.

Aplikasi cetak piagam juara kelas yang telah selesai kami susun menggunakan program microsoft excel 2007 terdiri dari beberapa sheet. Meskipun dibuat menggunakan microsoft excel 2007 aplikasi ini dapat dibuka menggunakan microsoft excel 2010. Adapun sheet yang terdapat dalam aplikasi secara umum adalah sebagai berikut

Sheet Menu Utama Piagam Format Excel

Pada sheet menu utama kita mengisikan data utama yaitu data kop surat, data kepala sekolah, dan data tahun pelajaran. Pada sheet ini jerdapat tombol link menjutu sheet lain.
aplikasi piagam penghargaan berbasis excel

Sheet Wali Kelas
Di sheet wali kelas kita isikan data wali kelas, karena piagam ini akan ditanda tangani oleh kepala sekolah dan wali kelas. Pada sheet ini juga harus mengisi data kelas karena data ini menjadi sumber data pada sheet berikutnya yaitu data siswa yang memperoleh penghargaan.
data sheet piagam

Sheet Data Siswa
Pada sheet data siswa ini kita isikan data siswa yang memperoleh juara kelas, tersedia peringkat pertama, kedua, dan ketiga, serta nilai rata-rata siswa..
sheet data siswa untuk piagam

Sheet piagam
Pada sheet piagam adalah sheet untuk menampilkan piagam yang akan kita cetak. Disini telah dibuatkan 7 template variasi yang kesemuanya itu tidak diberi password sehingga Anda bisa mengeditnya sesuai selera atau sesuai kebutuhan. Dan berikut ini tampilan sederhana template piagam penghargaan untuk siswa juara kelas.

Template Piagam 1 (dasar)
template piagam exel 1
Template Piagam 2 (Hijau)




template piagam exel 2

Template Piagam 3 (Orange)
template piagam exel 3

Template Piagam 4 (Batik)

template piagam exel 4
Template Piagam 5 (colour full )
template piagam exel 5
Template Piagam 6 (gold)
template piagam exel 6
Template Piagam 7 (wateer)
template piagam exel 7



Untuk mencetaknya menggunakan kertas ukuran A4 dengan orientasi landscape.

Rumus yang digunakan dalam aplikasi.
Aplikasi ini menggunakan fungsi rumus vlookup. Selain itu ada sedikit fungsi macro yang ditambahkan untuk mempermudah pencetakan tombol print. Tombol Anak panah atau spin button, menu, dan print tidak akan ikut tercetak. Ditambahkan juga macro untuk otomatis menyimpan data ketika di close, sehingga kita tidak perlu mengklik tombol simpan, namun tentu saja sebelum menggunakan aplikasi terlebih daulu kita mengkatifkan/ mengenable macronya.
template piagam exel 7



Untuk lebih jelasnya bisa melihat video yang telah kami upluad melalui link yotube ini.


Kritik dan saran
Aplikasi ini masih sederhana dan masih banyak kekurangan, terutama dari sisi desain yang masih sangat simple. Kritik dan saran dari Anda kami harapkan agar aplikasi ini menjadi lebih baik dan bisa digunakan untuk mencetak piagam penghargaan.

Download aplikasi
Anda bisa langsung mendownload aplikasi tanpa ribet melalui link berikut
https://www.dropbox.com/s/zm4lrihfeizdslk/Aplikasi_Piagam_tasADMIN.exe

File size aplikasi cukup besar karena didalamnya terdapat beberapa gambar border.


Aplikasi ini berbasis excel, namun mengapa extensinya .exe ini karena telah dibuat seperti installer menggunakan winrar.

Sekian, yang bisa kami share, semoga bermanfaat. Anda bisa memberi dukungan dengan melihat link video berikut ini dan memberikan likenya https://youtu.be/YYktObtXmvs

Terima kasih

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Saturday, November 5, 2016

PENATA USAHAAN DANA PENDIDIKAN BERBASIS AKRUAL

Pada kesempatan ini saya akan share materi sosialisasi pengelolaan dana pendidikan di sekolah berbasis akrual. File ini merupakan file power point yang saya dapatkan dari Bendahara BOS. Sekalian untuk belajar saya posting melalui blog ini. Mari kita lanjutkan.

PENATAUSAHAAN DANA PENDIDIKAN DI ERA AKUNTANSI BERBASIS AKRUAL
Menindaklanjuti Rekomendasi BPK RI ................, Agustus 2016

GAMBARAN UMUM AKUNTANSI BERBASIS AKRUAL

gambaran umum akutansi berbasis akrual

LAPORAN KEUANGAN POKOK Berdasarkan PP No. 71 Tahun 2010
Kelompok Laporan Pelaksanaan Anggaran
  • Laporan Realisasi Anggaran (LRA)
  • Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL)

Kelompok Laporan Finansial
  • Laporan Operasional (LO)
  • Laporan Perubahan Ekuitas (LPE)
  • Neraca
  • Laporan Arus Kas (LAK)

Kelompok Catatan atas Laporan Keuangan
  • Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK
BASIS KAS
  • Basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar
  • Basis Kas diterapkan untuk pengakuan Pendapatan-LRA, Belanja, dan Pembiayaan

BASIS AKRUAL
  • Basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi, tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayar
  • Basis akrual diterapkan untuk pengakuan Pendapatan-LO, Beban, Aset, Kewajiban, dan Ekuitas

PENDAPATAN-LO
  • Tidak selalu berdasarkan penerimaan kas
  • Penerbitan dokumen yang  telah menimbulkan hak bagi pemerintah dipakai  sebagai dasar untuk mengakui Pendapatan pada tahun berjalan dan pengakuan atas Piutangnya
BEBAN
  • Tidak selalu berdasarkan pengeluaran kas tetapi juga diakui pada saat timbulnya kewajiban, terjadinya konsumsi aset, dan terjadinya penurunan manfaat ekonomi dan potensi jasa

BASIS AKUNTANSI PADA LAPORAN KEUANGAN

Akrual
Laporan Operasional (LO)
Neraca
Laporan Perubahan Ekuitas (LPE)

Kas
Laporan Realisasi Anggaran (LRA)
Laporan Perubahan SAL (LPSAL)
Laporan Arus Kas (LAK)



HUBUNGAN ANTAR KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN
Laporan Pelaksanaan Anggaran :
SAL/SiLPA (tahun berjalan) pada LRA akan dimasukkan ke dalam LPSAL untuk menambah saldo SAL/SiLPA (awal)
lra laporan realisasi anggaran

HUBUNGAN ANTAR KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN
Laporan  Finansial :
Saldo Surplus/Defisit pada LO akan menambah/mengurangi saldo Ekuitas pada LPE
Saldo akhir Ekuitas pada LPE akan terbawa ke Neraca

neraca akrual

Bagaimana dengan penerapan akuntansi berbasis akrual di satuan pendidikan?
Mengingat Sekolah merupakan bagian dari Entitas Dinas Pendidkan yang memerlukan dana APBD, maka penatausahaan keuangan sekolah mengikuti ketentuan yang berlaku umum pada pengelolaan keuangan daerah.

Bagaimana dengan dana yang berasal dari Komite, DIPA Kementerian Pendidikan maupun dana Hibah seperti BOS?
Dana Komite maupun DIPA Kementerian baru menjadi Hak Sekolah/Pemda sepanjang telah dilakukan Serah Terima atas BMD yang berasal dari dana tersebut

Dana Hibah terutama BOS diberikan dalam bentuk uang, maka sejak menerima uang tersebut telah diakui dan dicatat sebagai penerimaan sekolah.

Apakah Pemerintah Daerah juga mengakui dan mencatat hal yang sama??
Mari kita cermati Fatwa dari Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP) yang menjawab permintaan penjelasan Sekretaris Daerah Provinsi Bali atas  Penganggaran dan Pengakuan Dana BOS

 Fatwa dari Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP)
Dalam praktik tidak semua pendapatan dalam bentuk kas diterima pada RKUN/RKUD, terdapat pendapatan kas yang diterima oleh entitas selain Bendahara Umum Negara/Daerah (BUN/BUD), bahkan ada yang langsung digunakan oleh Satuan Kerja (Satker)/Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Beberapa praktik terkait dengan
penerimaan pendapatan yaitu:

3. Pendapatan kas diterima dan digunakan langsung oleh SKPD tanpa terlebih dahulu disetor ke RKUD serta tidak dilaporkan ke BUD.
Pada kondisi ini, pendapatan diterima langsung dan digunakan untuk operasional entitas penerima tanpa terlebih dahulu disetor ke RKUD dan tidak dilaporkan kepada BUD.
Contoh:Hibah langsung dana yang diterima oleh suatu satuan kerja yang menjadi bagian dari entitas pelaporan yang kemudian langsung digunakan tanpa disetorkan ke RKUN/RKUD.

Tujuan penyajian laporan keuangan pemerintah sebagaimana disebutkan dalam Paragraf 9 PSAP 01 huruf c dan e adalah: untuk menyajikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan dan untuk menunjukkan akuntabilitas entitas pelaporan atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya, dengan:
  1. pada huruf c; menyediakan informasi mengenai sumber, alokasi, dan penggunaan sumber daya ekonomi;
  2. pada huruf e; menyediakan informasi mengenai cara entitas pelaporan mendanai aktivitas dan memenuhi kebutuhan kas.
Sejalan dengan tujuan pelaporan keuangan tersebut, maka seluruh pendapatan yang berbentuk kas wajib disajikan sebagai bagian sumber daya kas oleh entitas yang menggunakannya.


Pengakuan Pendapatan Hibah Basis  Akrual
(Bultek 13 Akuntansi Hibah)
Pengakuan pendapatan pada akuntansi berbasis akrual terjadi pada saat hak pemerintah  timbul yang akan menambah ekuitas dalam periode tahun anggaran berjalan serta tidak  perlu dibayar kembali.
Pendapatan hibah berbasis akrual diakui pada saat:
  1.  Pendapatan tersebut dapat diidentifikasi secara spesifik;
  2. Besar kemungkinan bahwa sumber daya tersebut dapat ditagih; dan
  3.  Jumlahnya dapat diestimasi secara andal
Pendapatan hibah pada akuntansi berbasis akrual disajikan di Laporan Operasional.
Selain disajikan di Laporan Operasional, pendapatan hibah juga tetap harus disajikan di  Laporan Realisasi Anggaran dengan menggunakan basis kas, hal tersebut karena  Laporan Realisasi Anggaran merupakan statutary report.


Pencatatan di LRA
Jurnal untuk mencatat realisasi pendapatan hibah di LRA pada Pemerintah Daerah pada saat Kas diterima adalah sebagai berikut:

DR     Akun Perantara             xxx.xxx
CR     Lain-lain Pendapatan
           Daerah yang Sah (Hibah) LRA         xxx.xxx


Pencatatan di Laporan Operasional
Jurnal pada saat pendapatan hibah telah diterima Kasnya:

    DR Kas di Kas Daerah             xxx.xxx
    CR Lain-lain Pendapatan Daerah
                   yang Sah (Hibah)-LO             xxx.xxx

Jurnal pada saat pendapatan hibah berupa barang telah diterima barangnya adalah sebagai berikut:

    DR Aset Tetap . Jenis Aset         xxx.xxx
    CR Lain-lain Pendapatan Daerah
                  yang Sah (Hibah)-LO            xxx.xxx

Pengukuran
Pendapatan hibah dalam bentuk kas dicatat sebesar nilai nominal hibah diterima atau menjadi hak. Sedangkan pendapatan hibah dalam bentuk barang/jasa dicatat sebesar nilai barang/jasa yang diserahkan berdasarkan berita acara serah terima, dan jika data tersebut tidak dapat diperoleh, maka dicatat berdasarkan nilai wajar.


Demikianlah yang bisa saya posting pada kesempatan ini semoga bermanfaat.